Select Page

Paving Block Berkualitas yang Perlu Kamu Ketahui sebelum Membelinya

Paving block berkualitas adalah salah satu material bangunan yang banyak digunakan. Merupakan jenis beton pracetak yang menyerupai batu. Biasanya ada untuk mengeraskan jalan atau sebagai material pengganti aspal di jalan setapak. Selain lebih hemat dan estetik, paving block juga ramah lingkungan karena air hujan dapat meresap melalui celah-celahnya.

Cara pemasangannya juga mudah. Anda dapat memasangnya sendiri atau menggunakan jasa tukang profesional. Ada banyak jenis paving block di pasaran. Setiap jenis memiliki harga yang berbeda sesuai dengan kualitasnya. Inilah alasan mengapa Anda harus mencari paving block berkualitas agar awet. Bagaimana caranya? Artikel ini akan membahas selengkapnya untuk Anda.

Cara Memilih Paving Block Berkualitas

Memilih paving block berkualitas bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Berikut caranya.

Padat, Rapat, dan Presisi

Paving block yang kualitasnya baik adalah yang padat dan rapat. Bentuknya presisi dengan sudut yang lancip. Jangan memilih paving block yang terlihat memiliki butiran kerikil pada permukaannya. Bisa jadi itu adalah paving block hasil dari produsen curang dengan menambahkan batu kerikil untuk mengurangi ongkos produksi.

Selain itu, paving block yang baik adalah yang bentuknya presisi. Tidak panjang atau tinggi sebelah serta memiliki sudut yang lancip. Sudut lancip inilah yang akan membantu mempermudah saat proses pemasangan. Dengan sudut lancip juga, hasil pemasangan terlihat rapi dan estetik.

Memiliki Permukaan yang Rata

Perlu tahu juga bahwa paving block yang baik adalah paving block dengan permukaan yang kasar. Permukaan kasar ini karena material paving block merupakan campuran pasir dan semen murni. Sehingga menghasilkan permukaan yang kasar dan tidak licin.

Sebaiknya perlu berhati-hati jika menemukan paving block dengan permukaan yang halus. Paving block dengan bahan campuran yang tidak sesuai (misal pasir berkualitas rendah atau kadar semen rendah) cenderung menghasilkan permukaan lebih halus dan kualitas yang lebih buruk. Permukaan kasar pun tidak selalu menjamin kemurnian bahan. Mutu campuran lebih baik diuji melalui uji laboratorium.

Jika memungkinkan, Anda bisa melakukan tes quality control sebelum membeli. Paving block yang berkualitas baik tidak akan mudah pecah dan rapuh saat tergores benda tajam. Berbeda dengan paving yang kualitasnya jelek. Akan sangat mudah rapuh dan pecah ketika terbentur atau tergores benda tajam.

Kuat dan Kokoh

Paving block yang baik adalah yang kuat dan kokoh. Tidak mudah pecah meski terbentur atau terjatuh dari ketinggian yang normal. Bagaimana cara cek quality control-nya? Mudah saja. Anda tinggal menjatuhkan paving block dari ketinggian sekitar 1 meter. Jika tidak pecah, berarti kualitasnya memang baik. Tapi kalau pecah, sebaiknya jangan membeli. Uji jatuh juga bisa menunjukkan ketahanan fisik kasar, tetapi bukan standar baku industri. Uji mutu biasanya menggunakan standar SNI seperti kuat tekan.

Selain menjatuhkan dari ketinggian, Anda juga dapat membenturkan satu paving block dengan yang lain. Jika benturan ini menyebabkan paving block pecah atau retak, bisa dipastikan kualitasnya kurang baik. Tapi pastikan seller memperbolehkan melakukan ini untuk quality control. Karena realitanya, tidak banyak seller yang memperbolehkan calon pembeli melakukan ini.

Perhatikan Ketebalannya

Paving block berkualitas adalah paving block dengan ketebalan yang sesuai fungsi penggunaannya. Jangan memilih paving block dengan ketebalan yang sangat tipis. Karena ini tidak awet untuk kebutuhan jangka panjang. Meski harganya sangat murah, namun tidak bisa diandalkan jika harus menanggung beban yang berat tiap harinya.

Kebutuhan paving block berbeda-beda. Untuk paving block jalan perumahan, tebal 6 cm saja cukup untuk jalan perumahan atau pejalan kaki. Tapi berbeda jika kebutuhannya adalah untuk jalan kendaraan ringan (bukan hanya truk, tergantung intensitas), harus menggunakan paving block dengan ketebalan 8 cm. Sedangkan untuk jalur kendaraan berat seperti kontainer, truk berat harus menggunakan paving block dengan ketebalan 10 cm. Ketebalan 10 cm adalah standar untuk kendaraan berat. Namun, harus mengikuti pedoman teknis atau SNI.

Mencetaknya dengan Mesin Hidrolik

Dari cara pembuatannya, ada dua jenis paving block yang ada di pasaran. Yaitu paving block yang dicetak dengan mesin hidrolik dan paving block yang dicetak dengan cara manual. Biasanya harganya lebih mahal yang proses pembuatannya menggunakan mesin hidrolik.

Mesin ini memungkinkan untuk menghasilkan paving block yang padat sehingga Tidak mudah rapuh, pecah, atau retak. Selain itu, paving block yang hasil mesin hidrolik juga lebih padat dan tidak mudah terkena abrasi. Material di dalamnya tidak mudah lepas, berjamur, atau bahkan berlumut.

Harganya Masuk Akal

Apa itu harga yang masuk akal? Yaitu harga yang sesuai kualitas. Harga paving block yang mahal biasanya menawarkan kualitas yang baik. Ini karena menggunakan material yang berkualitas dan pembuatan dengan menggunakan mesin hidrolik yang mahal juga.

Semakin baik kualitas paving block maka semakin mahal pula harga yang ditawarkan. Maka dari itu, jangan terkecoh jika ada pihak yang menawarkan paving block berkualitas tinggi dengan harga di bawah pasaran. Bisa jadi itu penipuan yang akan merugikan Anda sendiri.

Nah, itulah ciri-ciri paving block berkualitas. Tertarik membeli paving block untuk jalan depan rumah? Anda harus memastikan beberapa poin di atas terpenuhi.