Sistem Multipoint Locking Ciri Khas Rumah Modern

Menurut data statistik, 70% perampok atau maling menyusup ke dalam rumah korbannya dengan cara membobol pintu, sementara 30% lagi melalui jendela. Tingkat tingkat kriminalitas dari waktu ke waktu membuat perlu meningkatkan kewaspadaan, bahkan di dalam rumah sendiri. Sebab, pelaku kejahatan bisa berasal dari luar rumah dan tidak menutup kemungkinan berada di dalam rumah itu sendiri. Salah satu upaya nyata untuk mencegah terjadinya kejahatan seperti perampokan atau pencurian di rumah Anda ialah dengan memasang sistem multipoint locking pada pintu dan jendela.

Kini sudah bukan zamannya lagi mengandalkan sistem penguncian tradisional. Pemilik rumah-rumah modern mulai beralih menggunakan sistem multipoint locking karena tingkat sekuritasnya jauh melampaui sistem penguncian standar. Namun, sudahkah Anda tahu mengenai sistem penguncian multi itu sendiri?

Jika belum, baca tuntas artikel ini maka Anda akan mendapatkan sejumlah informasi terkait sistem multipoint locking pada pintu dan jendela:

Apa Itu Sistem Multipoint Locking?

Dari namanya saja, sebenarnya sudah bisa mendapat gambaran mengenai sistem penguncian pintu dan jendela ini. Multipoint locking system merupakan sistem penguncian rangkap yang bisa sekaligus berfungsi dalam satu kali kli. Sistem ini memungkinkan pintu atau jendela terkunci pada beberapa sisi secara bersamaan hanya dengan satu anak kunci saja.

Sistem penguncian rangkap seperti itu sudah lebih dulu diterapkan pada lemari penting dan loker. Terdapat 3 slot vertikal dengan tiga pengait pada rangka loker dan lemari yang kemudian dikenal dengan istilah Latch Channel. Mengadaptasi dari cara penguncian tersebut, kini pintu dan jendela-jendela yang terpasang di rumah-rumah modern atau bangunan-bangunan megah turut menggunakan sistem penguncian rangkap. Terutama pintu atau jendela yang menggunakan material uPVC.

Cara Kerja dan Pemakaian Pintu Multipoint locking

Multipoint locking system merupakan bukti betapa canggihnya produk-produk material dewasa ini. Selain memberi kemudahan, tujuan lainnya tak lain untuk memberikan rasa nyaman dan kepuasan pada pengguna. Memang, pintu atau jendela dengan sistem multipoint locking belum sepopuler pintu pada umumnya.

Penggunanya masih dalam kalangan terbatas. Karena itu wajar jika masih banyak yang awam dengan pintu canggih ini. Biar update dengan perkembangan produk-produk canggih terkini, tidak ada salahnya kok untuk mempelajarinya dari sejumlah artikel atau datang ke toko-toko material yang menjual pintu atau jendela seperti ini.

Secara garis besar, pintu-pintu atau jendela yang menggunakan sistem penguncian rangkap memerlukan beberapa baut ekstra. Baut-baut itu kemudian dipasang pada beberapa bagian sisi rangka: atas, bawah, dan samping. Ketika handle pintu atau jendela dalam posisi tegak dan Anda memutar anak kunci, maka secara otomatis baut-baut tadi tertahan pada tempatnya sehingga pintu tidak terkunci.

Pintu dan jendela multi point lock memiliki komponen-komponen khusus yang lebih tampak lebih detail dan rumit daripada produk standar. Namun secara visual hal itu sama sekali tidak mengganggu estetika dari pintu atau jendela itu sendiri.

Kelebihan Sistem Penguncian Rangkap

Plus dan Minus Sistem Multipoint Locking

Walaupun sistem penguncian rangkap seperti ini tergolong canggih, namun tetap saja tidak terlepas dari yang namanya plus dan minus. Adapun sejumlah kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya akan menjadi dasar pertimbangan konsumen sebelum menggunakannya.

Kelebihan Sistem Penguncian Rangkap

Beberapa kelebihan yang melekat pada pintu atau jendela dengan sistem penguncian rangkap, antara lain:

  • Mampu memberikan rasa aman bagi penggunanya. Dengan mengedepankan sistem penguncian multiple seluruh sisi-sisi pintu akan terkunci rapat. Bahkan, ketika silinder locknya dirusak paksa, pintu atau jendela Anda tidak serta-merta bisa terbuka begitu saja. Inilah yang membuat para penjahat berpikir 100x untuk membobol rumah Anda.
  • Rangka kokoh. Tidak semua pintu atau jendela bisa menggunakan sistem penguncian multipoint. Kerena ada beberapa tambahan komponen yang tidak ditemukan pada pintu standar, maka pintunya harus menggunakan material yang cukup kuat agar semua komponen tersebut terpasang sempurna. Salah satu material yang paling sesuai untuk sistem penguncian seperti ini adalah jendela dan pintu uPVC. uPVC sendiri pada dasarnya mirip dengan PVC. Hanya saja dari segi kualitas uPVC berada di atas PVC. Material ini tergolong kokoh karena lebih padat, hampir-hampir meniru besi. Sangat memungkinkan ditempa jadi apa saja, termasuk kusen untuk membingkai pintu atau jendela dengan sistem penguncian multipoin sekalipun. Handle dan silinder locknya pun lebih sulit patah ketimbang pintu standar.
  • Desain kekinian. Multipoin locking system sejatinya adalah sebuah konsep kekinian dalam sistem penguncian pintu atau jendela. Dapat dipastikan antara desain pintu/jendela dan sistem pengunciannya akan saling menyesuaikan. Itu mengapa rumah-rumah modernlah yang paling banyak menggunakan pintu/jendela dengan konsep seperti ini.
  • Anak kunci sulit diduplikasi. Bukan hanya mengunci pintu dari beberapa sisi sekaligus, tapi juga “menandai” benda lain yang berusaha masuk ke lubang kunci. Dalam arti kata, pintu/jendela seperti ini tidak bisa menggunakan sembarang kunci. Bahkan, beberapa kunci sudah dibuat dengan sistem digital. Sehingga tidak mudah membuat duplikatnya secara manual.

Kelemahan Sistem Penguncian Rangkap

Beberapa kelemahan yang terdapat pada sistem penguncian rangkap, antara lain:

  • Butuh tukang khusus untuk pemasangannya. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pintu ini memiliki komponen-komponen yang lebih rinci dan rumit. Sehingga membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar semua komponen tersebut dapat terpasang secara sempurna. Tidak semua tukang pintu bisa memasang pintu seperti ini.
  • Perbaikannya rumit. Perlakuan terhadap pintu canggih ini tidak bisa sembarangan, terutama ketika terjadi kerusakan. Sebab, masing-masing komponennya saling terhubung satu sama lain. Usahakan mencari tukang yang tepat jika pintu atau jendela Anda dalam masalah. Jangan coba-coba mengutak-atiknya sendiri bila tidak mau rusaknya bertambah parah.
  • Sulit membuat kunci cadangan. Di satu sisi sulitnya membuat duplikat kunci jadi keuntungan tersendiri. Sebab, tidak sembarang orang bisa memiliki kunci yang sama. Tapi di sisi lain ini bisa jadi “bencana” juga ketika Anda kehilangan kunci dan tidak punya cadangannya sama sekali. Rata-rata pintu multilock system menggunakan kunci khusus yang dibuat dengan sistem komputerisasi. Anda tidak bisa menduplikasinya secara manual. Hanya tukang kunci tertentu yang bisa membuat duplikat kunci ini. Proses pengerjaannya tidak bisa sebantar dan jelas biayanya lebih besar ketimbang membuat kunci biasa.

Seperti itulah gambaran dari sistem multipoint locking pada pintu dan jendela di rumah-rumah modern. Bagi Anda yang menyimpan banyak aset berharga di rumah, sangat tepat bila menggunakan sistem pengaman rangkap seperti ini.