Select Page

Instalasi Listrik Rumah

Instalasi listrik rumah yang aman dan fungsional adalah harapan setiap orang. Karena realitanya, hampir semua peralatan rumah tangga menggunakan listrik untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Maka dari itu, perlu instalasi yang aman agar mampu mempermudah pekerjaan rumah tangga sehari-hari.

Instalasi listrik rumah tidak hanya harus aman dan fungsional, tetapi juga hemat biaya. Karena dengan instalasi yang hemat biaya, Anda bisa lebih menghemat biaya tagihan listrik setiap bulannya. Lalu bagaimana cara instalasi listrik yang aman, fungsional, dan hemat biaya? Anda bisa membacanya lengkap di artikel ini.

Langkah untuk Instalasi Listrik Rumah

Agar tidak salah langkah, berikut beberapa langkah instalasi listrik rumah yang perlu Anda perhatikan.

Hitung Daya Listrik dan Sesuaikan dengan Ukuran Rumah

Semakin besar ukuran rumah dan semakin banyak peralatan listriknya maka semakin besar pula daya listriknya nanti. Anda harus bisa menghitung dan memperkirakan kira-kira akan menggunakan daya listrik berapa. Ini akan berpengaruh pada ukuran MCB pada ruangan.

Selain itu, perlu juga mengetahui berapa ukuran luas rumah. Tujuannya adalah untuk mengetahui berapa panjang kabel yang harus ada dan berapa jumlah saklar serta perlengkapan lainnya di seluruh ruangan. Pastikan semua ruangan memiliki perlengkapan instalasi listrik yang sesuai dengan penggunaannya.

Desain Jalur Instalasi Listrik

Perlu mengetahui bahwa tidak semua ruangan perlu ada aliran listrik. Ada beberapa ruangan yang tidak memerlukan aliran listrik sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Maka dari itu, Anda perlu mendesain jalur instalasi listrik untuk semua ruangan di rumah.

Tentukan ruangan mana saja yang memerlukan aliran listrik maksimal. Mulai dari teras, ruang tamu, ruang tidur, kamar mandi, dan lain sebagainya. Dengan mengetahui ini, Anda bisa membuat jalur instalasi listrik di rumah yang aman, fungsional, dan hemat biaya.

Persiapkan Material yang Mendukung

Instalasi listrik rumah tidak hanya bermodalkan niat dan meteran saja. Tapi juga berbagai perlengkapan lain yang mendukung. Seperti kotak sambungan, pipa pelindung kabel, lampu, kabel, stop kontak, saklar ganda, saklar tunggal, dan lain sebagainya. Semua itu harus ada agar instalasi bisa sesuai dengan yang diinginkan.

Dan satu lagi, pastikan Anda membeli material instalasi listrik yang telah berstandar SNI. Tujuannya adalah agar instalasi listrik di rumah lebih aman. Karena peralatan yang telah SNI dibuat dengan standar keamanan untuk instalasi listrik di rumah. Peralatan listrik SNI memang lebih mahal daripada yang tidak. Tapi ini lebih baik untuk memberi jaminan keamanan listrik di rumah.

Pasang Kabel di Jalur Utama

Langkah selanjutnya adalah memasang kabel di jalur utama. Jalur utama adalah jalur antara MCB dengan stop kontak yang paling jauh. Anda bisa memasang saklar sekaligus pipa pelindung kabel dengan cara menanam di dalam tembok rumah. Selain lebih aman, cara ini juga memberi estetika pada rumah. Terlihat lebih rapi tanpa ada banyak kabel yang berserakan.

Tak hanya itu saja. Anda juga bisa memasang kabel utama di plafon atau langit-langit ruangan. Agar terlihat lebih rapi hingga mampu meningkatkan nilai estetika dalam rumah. Setelah itu, Anda bisa langsung memasang dan menyambungkan pada pipa listrik yang telah disediakan sebelumnya.

Pasang Komponen Listrik

Langkah selanjutnya adalah memasangkan kabel yang terjulur dari pipa dengan berbagai komponen listrik yang telah dipersiapkan. Seperti saklar, lampu, stop kontak, dan lain sebagainya. Sebelum mengalirkan arus listrik, pastikan semua saluran aman dan tertutup agar tidak menimbulkan bahaya bagi penghuni rumah.

Agar beban listrik tidak menumpuk di satu jalur saja, Anda bisa membagi jalur instalasi menjadi beberapa kelompok. Misalkan kelompok khusus AC, kelompok khusus lampu, atau kelompok khusus peralatan elektronik lainnya. Kelompok ini bisa menyesuaikan dengan jumlah lampu dengan jumlah saklarnya.

Menggunakan Sistem Keamanan Grounding

Sistem grounding adalah sistem keamanan dengan membangun satu jalur listrik khusus ke arah tanah. Tujuannya adalah jika terkena petir, aliran listrik akan langsung menuju ke tanah untuk menghindari konsleting atau Sambaran listrik pada instalasi listrik.

Sistem grounding wajib diterapkan di semua instalasi listrik rumah, terlepas dari ukuran atau lokasi rumah. Terutama rumah-rumah di dataran tinggi yang rentan terkena sambaran petir.

Uji Hasil Instalasi

Setelah semua proses instalasi selesai, waktunya Anda untuk mencoba hasil instalasi. Anda bisa menyalakan MCB dan mencoba menyalakan saklar lampu yang telah terpasang. Jika sudah bisa hidup, berarti instalasi yang Anda lakukan telah berhasil. Tinggal merapikan beberapa kabel yang mungkin kurang rapi.

Nah, itulah 7 cara instalasi listrik rumah yang bisa Anda lakukan sendiri. Namun, jika Anda merasa kurang percaya diri atau belum berpengalaman, jangan ragu untuk menyerahkannya pada tenaga profesional yang berkompeten. Keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam setiap pekerjaan instalasi.